3 Kesalahan Pebisnis Online Pemula

Sebagai seseorang yang sedang membangun kerajaan bisnis di kancah per-online-an, sebaiknya kita simak 3 kesalahan pebisnis online pemula ini. Agar kita tidak mudah menyerah dan bisa menggapai apa yang kita cita-citakan.

1. Tidak Punya Alasan Yang Kuat

Alasan itu ibarat energi dalam emosi kita. Dia akan menjadi bahan bakar spirit kita. Semakin banyak alasan yang mendasari Anda bertindak, maka semakin besar juga energi yang Anda hasilkan. Sekarang pertanyaannya adalah apa alasan yang menjadi landasan Anda kenapa bisnis online.

Kalau saya sih karena bisnis online tidak terbatas ruang dan waktu, bisa terus on selama 24 jam. Biaya pemasarannya relatif lebih murah dari pada pemasaran di offline. Simpel dan mudah di kerjakan dimana saja,

dan…

Modalnya tidak segila jika kita harus sewa tempat di offline misalnya. Kalau Anda apa saja yang mendasari kenapa kok ingin bisnis online?

Jika Anda belum punya alasan kuat kenapa Anda bertindak atau mengambil keputusan, maka Anda akan mudah rapuh. Maka dari itu, bangun alasan yang kuat kenapa Anda berbisnis online. Semakin banyak alasan Anda semakin kuat energi untuk Anda bertindak.

2. Tidak Punya Mentor dan Komunitas

Nah, ini kesalahan nomor dua yang biasanya membuat para pebisnis pemula mudah menyerah. Kenapa kok punya mentor dan komunitas itu penting?

Karena dengan punya mentor dan komunitas kita bisa sharing problem dan solusi terkati masalah-masalah yang¬† kita hadapi. Wajar kan… pebisnis pemula biasanya belum punya pengalaman banyak yang bisa menyelesaikan berbagai macam masalah baru yang belum terbiasa ia hadapi.

Jadi…

Sebaiknya jika Anda termasuk pebisnis pemula carilah mentor yang bisa mengarahkan Anda, serta komunitas positif yang bisa membantu memberikan solusi jika Anda kebingungan menyelesaikan masalah tertentu.

Kalau saya gabung di Akademi Bisnis Digital karena disana saya mendapatkan mentor dan komunitas sekaligus. Dan bisa ikut jualan produk mereka.

3. Tidak Bangun Tim

Yang terakhir ini lumayan bikin galau bagi pebisnis pemula. Ada dua sisi yang memberatkan. Mau dikerjakan sendiri rada berat, dan jika ingin rekruit tim harus memberikan gaji yang artinya ada beban biaya yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Padahal kan bisnis masih baru, namanya juga pebisnis pemula bisa saja belum ada pemasukan dari bisnis yang sedang ia bangun.

Saya menyadari ini sehingga saya berfikir bagaimana saya yang masih pemula ini bisa menjalankan bisnis layakanya punya tim besar namun tidak mengeluarkan biaya bulanan.

Saya yakin pasti ada sistem yang bisa menyederhanakan semua ini. Akhirnnya saya ketemu Akademi Bisnis Digital itu. Selain dapat mentor dan komunitas, plus produk yang bisa kita jual, ABDi juga mensupport sistem penjualannya serba otomatis.

Bagaimana tentang Anda? Sedang bisnia apa dan apakah ada masalah yang sedang Anda hadapi?